Tips Menghilangkan Genuine Pada Windows 7

Friday, October 22, 2010
Pada pembahasan sebelumnya kita membahas tentang cara menghapus genuine pada windows xp dengan menggunakan registry, dan menghapus sumber icon pada genuine tersebut pada system 32. Untuk sobat yang belum mengetahui cara  menghapus genuine pada windows xp dapat membaca disini. 

Pengalaman menggunakan windows 7 memang terkesan menarik karena tampilannya yang menawan dan transparannya stylenya. Sehingga memiliki kecerahan dalam menggunakannya. Namun tidak disangka jika windows 7 yang kita gunakan terkena Genuine Advantage atau lebih disingkat WGA. 

Setelah dipelajari dan di pahami cara penanggunalannya cukup berbeda, sampai saat belum ada cara penanggunalanganya dengan menggunakan registry, namun penanggulanggannya menggunakan Aplikasi Remove WGA Windows 7, aplikasi tersebut terkenal dengan nama RemoveWAT v2.2.5.2.

Aplikasi tersebut cukup ampuh dalam menghilangkan WGA pada windows 7, dan sudah dicoba dan berhasil, sehingga tampilannya yang tadi seperti ini:

Alhasil setelah menggunakan aplikasi/software RemoveWAT v2.2.5.2, dekstopnya kembali normal seperti sedia kala tanpa ada muncul WGA pada waktu Startup dan pada dekstop. Sedangkan untuk menggembalikan dekstop sesuai yang diinginkan ada tinggal mengubahnya saja. 

Hal ini memang harus diperaktekan dan diterapkan agar kita mampu menangani jika suatu saat terjadi hal yang sama pada windows 7 yang kita gunakan. 

Link downloadnya bisa anda cari www.google.com  atau langsung 4shared = download disini. Ziddu = download disini.

Read more >>> Tips Menghilangkan Genuine Pada Windows 7

Mengenal Tipe Data Pemprograman C++

Saturday, October 9, 2010
Pada setiap pemprograman tentunya memiliki Tipe Data yang berbeda namun lebih banyak memiliki fungsi dan kesamaan Tipe Data tersebut, contohnya pada Tipe Data yang digunakan C++ sama seperti Tipe Pemprograman yang ada pada pemprograman lain seperti Java, PHP, HTML serta jenis-jenis pemprograman yang lainnya. 

Berikut ini Tipe Data pada pemprograman C++ :
  • char
  • int
  • short
  • long
  • float
  • double
  • long double
Tipe Data tersebut dikelompokan menjadi beberapa bilangan seperti yang berhubungan dengan bilangan bulat adalah char, int, short dan long. Sedangkan float, double dan long double termasuk dalam bilangan pecahan.
Read more >>> Mengenal Tipe Data Pemprograman C++

Menghilangkan Show All Post Pada Blogger

Friday, October 8, 2010
Terkadang Artikel yang kita cari pada blog seseorang suka menampilkan Show All Post, namun apakah hal ini terjadi pada blog yang kita miliki?
Tentunya Anda tidak menginginkannya terjadi, untuk itu marilah sama-sama kita peraktekan bagaimana cara menghilangkan tampilan seperti :

Namun jika ingin menghilangkan yaitu dengan cara menghapus script kode berwarna merah dibawah ini:
<b:includable id='status-message'>
<b:if cond='data:navMessage'>
<div class='status-msg-wrap'>
<div class='status-msg-body'>
<data:navMessage/>
</div>
<div class='status-msg-border'>
<div class='status-msg-bg'>
<div class='status-msg-hidden'><data:navMessage/></div>
</div>
</div>
</div>
<div style='clear: both;'/>
</b:if>
</b:includable>
Sudah tahu belum, cara menemukan script kode diatas? jika belum ikuti langkah berikut ini:
1. Masuk ke Account Blogger Anda
2. Klik Design
3. Lalu Klik Edit HTML
4. Centang / Ceklis
5. Cari script kode seperti yang diatas, agar lebih cepat gunakan CTRL + F

Kemudian Ganti kode tersebut dengan kode dibawah ini:
<b:includable id='status-message'>
<b:if cond='data:navMessage'>
</b:if>
</b:includable>

Nah, mudahkan caranya, maka hasilnya seperti:
Selamat mencoba
Read more >>> Menghilangkan Show All Post Pada Blogger

Belajar mengenal Sintaks PHP

Tuesday, September 28, 2010
Tentunya sobat semua kenal dengan yang namanya PHP dan mungkin sudah ahli dalam PHP. Kebanyakan buat kita yang belum mengetahui PHP dan baru mempelajarinya, PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang biasa digunakan sebagai bahasa script server-side dalam pengembangan Web berbasig HTML. 
Sintaks Program PHP ditulis dalam apitan tanda khusus PHP. Ada beberapa sintaks pasangan tag PHP yang akan kita pelajari seperti:
  1. <?php .... ?>
  2. <script language="PHP"> .... </script>
  3. <? ... ?>
  4. <% .... %>
Pada sintaks 1 dan 2 merupakan cara yang paling umum digunakan sekalipun cara 3 lebih praktis karena tidak selalu diaktifkan pada konfigurasi file php.ini yang terdapat pada direktori c:\apache\php.
Cara 4 yang juga dimungkinkan sebagai kemudahan bagi Anda yang sudah terbiasa dengan ASP (Active Server Pages). Namun, bila itu tidak dikenal, maka harus dilakukan pengaktifan pada file konfigurasi php.ini.
Pengaktifan yang dilakukan pada file php.ini terdapat pada baris berikut:

;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
; Language Options ;
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
; Allow ASP-style <% %> tags.
asp_tags = off

Ubah Off menjadi ON, kemudian simpan dan restart kembali web server Anda. 

Contoh Penggunaan Sintaks PHP pada script berikut:
<html>
<head>
<title>PHP Sintaks</title>
</head>
<body>
<?php
             print 'Ini teks dengan PHP';
?>
<br>
<script language="php">
             echo 'Ini teks dengan PHP';
</script>
<br>
<?
              print 'Ini teks dengan PHP';
?>
<br>
<%
              print 'Ini teks dengan PHP';
%>
</body>
</html>


Read more >>> Belajar mengenal Sintaks PHP

Mempelajari Konsep Multiflexing

Monday, September 27, 2010
Multiplexing adalah Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara bersamaan pada suatu kanal transmisi. Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah Transceiver / Mux. Dan untuk di sisi penerima, gabungan sinyal - sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan tujuan masing – masing. Proses ini disebut dengan Demultiplexing. Receiver atau perangkat yang melakukan Demultiplexing disebut dengan Demultiplexer atau disebut juga dengan istilah Demux.


Tujuan Muliplexing
- meningkatkan effisiensi penggunaan bandwidth / kapasitas saluran transmisi dengan cara berbagi akses bersama.

Jenis Teknik Multiplexing
Teknik Multiplexing yang umum digunakan adalah :
a. Time Division Multiplexing (TDM) : - Synchronous TDM
                                                          - Asynchronous TDM
b. Frequency Division Multiplexing (FDM)
c. Code Division Multiplexing (CDM)
d. Wavelength Division Multiplexing (WDM)
e. Optical code Division Multiplexing (ODM)



Time Division Multiplexing (TDM)
Secara umum TDM menerapkan prinsip pemnggiliran waktu pemakaian saluran transmisi dengan mengalokasikan satu slot waktu (time slot) bagi setiap pemakai saluran (user).

TDM yaitu Terminal atau channel pemakaian bersama-sama kabel yang cepat dengan setiap channel membutuhkan waktu tertentu secara bergiliran (round-robin time-slicing). Biasanya waktu tersebut cukup digunakan untuk menghantar satu bit (kadang-kadang dipanggil bit interleaving) dari setiap channel secara bergiliran atau cukup untuk menghantar satu karakter (kadang-kadang dipanggil character interleaving atau byte interleaving). Menggunakan metoda character interleaving, multiplexer akan mengambil satu karakter (jajaran bitnya) dari setiap channel secara bergiliran dan meletakkan pada kabel yang dipakai bersama-sama sehingga sampai ke ujung multiplexer untuk dipisahkan kembali melalui port masing-masing. Menggunakan metoda bit interleaving, multiplexer akan mengambil satu bit dari setiap channel secara bergiliran dan meletakkan pada kabel yang dipakai sehingga sampai ke ujung multiplexer untuk dipisahkan kembali melalui port masing-masing. Jika ada channel yang tidak ada data untuk dihantar, TDM tetap menggunakan waktu untuk channel yang ada (tidak ada data yang dihantar), ini merugikan penggunaan kabel secara maksimun. Kelebihanya adalah karena teknik ini tidak memerlukan guardband jadi bandwidth dapat digunakan sepenuhnya dan perlaksanaan teknik ini tidak sekompleks teknik FDM. Teknik TDM terdiri atas :

Synchronous TDM
Hubungan antara sisi pengirim dan sisi penerima dalam komunikasi data yang menerapkan teknik Synchronous TDM dijelaskan secara skematik pada gambar

Gambar Synchronous TDM

Cara kerja Synchronous TDM dijelaskan dengan ilustrasi dibawah ini

Gambar Ilustrasi hasil sampling dari input line

Asynchronous TDM
Untuk mengoptimalkan penggunaan saluran dengan cara menghindari adanya slot waktu yang kosong akibat tidak adanya data ( atau tidak aktif-nya pengguna) pada saat  sampling setiap input line, maka pada Asynchronous TDM proses sampling hanya dilakukan untuk input line yang aktif saja. Konsekuensi dari hal tersebut adalah perlunya menambahkan informasi kepemilikan data pada setiap slot waktu berupa identitas
pengguna atau identitas input line yang bersangkutan.

Penambahan informasi pada setiap slot waktu yang dikirim merupakan overhead pada Asynchronous TDM.
Gambar di bawah ini menyajikan contoh ilustrasi yang sama dengan gambar Ilustrasi hasil sampling dari input line jika ditransmisikan dengan Asynchronous TDM.
Gambar Frame pada Asysnchronous TDM

Frequency Division Multiplexing (FDM)

Prinsip dari FDM adalah pembagian bandwidth saluran transmisi atas sejumlah kanal (dengan lebar pita frekuensi yang sama atau berbeda) dimana masing-masing kanal dialokasikan ke pasangan entitas yang berkomunikasi. Contoh aplikasi FDM ini yang polpuler pada saat ini adalah Jaringan Komunikasi Seluler, seperti GSM ( Global System Mobile) yang dapat menjangkau jarak 100 m s/d 35 km. Tingkatan generasi GSM adalah sbb:

First-generation: Analog cellular systems (450-900 MHz)
  • Frequency shift keying for signaling
  • FDMA for spectrum sharing
  • NMT (Europe), AMPS (US)
 Second-generation: Digital cellular systems (900, 1800 MHz)

  • TDMA/CDMA for spectrum sharing
  • Circuit switching
  • GSM (Europe), IS-136 (US), PDC (Japan)
 2.5G: Packet switching extensions

  • Digital: GSM to GPRS
  • Analog: AMPS to CDPD
 3G:

  • High speed, data and Internet services
  • IMT-2000
Gambar Pemakaian Frekwensi pada GSM

FDM yaitu pemakaian secara bersama kabel yang mempunyai bandwidth yang tinggi terhadap beberapa frekuensi (setiap channel akan menggunakan frekuensi yang berbeda). Contoh metoda multiplexer ini dapat dilihat pada kabel coaxial TV, dimana beberapa channel TV terdapat beberapa chanel, dan kita hanya perlu tunner (pengatur channel) untuk gelombang yang dikehendaki. Pada teknik FDM, tidak perlu ada MODEM karena multiplexer juga bertindak sebagai modem (membuat permodulatan terhadap data digital). Kelemahan Modem disatukan dengan multiplexer adalah sulitnya meng-upgrade ke komponen yang lebih maju dan mempunyai kecepatan yang lebih tinggi (seperti teknik permodulatan modem yang begitu cepat meningkat). Kelemahannya adalah jika ada channel (terminal) yang tidak menghantar data, frekuensi yang dikhususkan untuk membawa data pada channel tersebut tidak tergunakan dan ini merugikandan juga harganya agak mahal dari segi pemakaian (terutama dibandingkan dengan TDM) kerana setiap channel harus disediakan frekuensinya. Kelemahan lain adalah kerana bandwidth jalur atau media yang dipakai bersama-sama tidak dapat digunakan sepenuhnya, kerana sebagian dari frekuensi terpaksa digunakan untuk memisahkan antara frekuensi channelchannel yang ada. Frekuensi pemisah ini dipanggil guardband.

Gambar Frequency Division Multiplexing

Pengalokasian kanal (channel) ke pasangan entitas yang berkomunikasi diilustrasikan pada gambar dibawah ini :
Gambar Contoh penerapan FDM dengan 4 pengguna

Code Division Multiplexing (CDM)

Code Division Multiplexing (CDM) dirancang untuk menanggulangi kelemahankelemahan yang dimiliki oleh teknik multiplexing sebelumnya, yakni TDM dan FDM.. Contoh aplikasinya pada saat ini adalah jaringan komunikasi seluler CDMA (Flexi) Prinsip kerja dari CDM adalah sebagai berikut :
1. Kepada setiap entitas pengguna diberikan suatu kode unik (dengan panjang 64 bit) yang disebut chip spreading code.

2. Untuk pengiriman bit ‘1’, digunakan representasi kode (chip spreading code) tersebut.

3. Sedangkan untuk pengiriman bit ‘0’, yang digunakan adalah inverse dari kode tersebut.

4. Pada saluran transmisi, kode-kode unik yang dikirim oleh sejumlah pengguna akan ditransmisikan dalam bentuk hasil penjumlahan (sum) dari kode-kode tersebut.

5. Di sisi penerima, sinyal hasil penjumlahan kode-kode tersebut akan dikalikan dengan kode unik dari si pengirim (chip spreading code) untuk diinterpretasikan.
selanjutnya :
- jika jumlah hasil perkalian mendekati nilai +64 berarti bit ‘1’,
- jika jumlahnya mendekati –64 dinyatakan sebagai bit ‘0’.

Contoh penerapan CDM untuk 3 pengguna (A,B dan C) menggunakan panjang kode 8 bit (8-chip spreading code) dijelaskan sebagai berikut :

a. Pengalokasian kode unik (8-chip spreading code) bagi ketiga pengguna :

   - kode untuk A : 10111001
   - kode untuk B : 01101110
   - kode untuk C : 11001101

b. Misalkan pengguna A mengirim bit 1, pengguna B mengirim bit 0 dan pengguna C mengirim bit 1. Maka pada saluran transmisi akan dikirimkan kode berikut :

  - A mengirim bit 1 : 10111001 atau + - + + + - - +
  - B mengirim bit 0 : 10010001 atau + - - + - - - +
  - C mengirim bit 1 : 11001101 atau + + - - + + - +
  - hasil penjumlahan (sum) = +3,-1,-1,+1,+1,-1,-3,+3

c. Pasangan dari A akan menginterpretasi kode yang diterima dengan cara :

   - Sinyal yang diterima : +3 –1 –1 +1 +1 –1 –3 +3
   - Kode milik A : +1 –1 +1 +1 +1 -1 –1 +1
   - Hasil perkalian (product) : +3 +1 –1 +1 +1 +1 +3 +3 = 12
   Nilai +12 akan diinterpretasi sebagai bit ‘1’ karena mendekati nilai +8.

d. Pasangan dari pengguna B akan melakukan interpretasi sebagai berikut :

   - sinyal yang diterima : +3 –1 –1 +1 +1 –1 –3 +3
   - kode milik B : –1 +1 +1 –1 +1 +1 +1 –1
   - jumlah hasil perkalian : –3 –1 –1 –1 +1 –1 –3 –3 = -12
  berarti bit yang diterima adalah bit ‘0’, karena mendekati nilai –8.



Wavelength Division Multiplexing (WDM).
Teknik multiplexing ini digunakan pada transmisi data melalui serat  optik (optical fiber) dimana sinyal yang ditransmisikan berupa sinar. Pada WDM prinsip yang diterapkan mirip seperti pada FDM, hanya dengan cara pembedaan panjang gelombang (wavelength) sinar. Sejumlah berkas sinar dengan panjang gelombang
berbeda ditransmisikan secara simultan melalui serat optik yang sama (dari jenis Multi mode optical fiber).


Gambar Wavelength Division Multiplexing


Optical code Division Multiplexing.
Prinsip yang digunakan pada ODM serupa dengan CDM, hanya dalam hal ini yang dikode adalah berupa sinyal analog (sinar) dengan pola tertentu. Sejumlah berkas sinar dengan pola sinyal berbeda ditransmisikan melalui serat optik dengan menggunakan prinsip TDM (berupa temporal-spectral signal structure). Di sisi penerima setiap berkas sinar tersebut akan diinterpretasi untuk setiap pasangan pengguna untuk memperoleh kembali data yang dikode tersebut dengan cara mengenali terlebih dahulu pola sinyal yang digunakan.

Sumber : wadahqu.blogspot.com
Read more >>> Mempelajari Konsep Multiflexing

11 Antivirus yang direkomendasikan Untuk Windows 7

Sunday, September 26, 2010
Begitu banyaknya Antivirus saat ini, ada yang berbayar, free serta ada juga yang portable. Dengan kemudahannya sehingga Aplikasi Portable tidak harus di install, garis besarnya, dapat di gunakan secara langsung seperti Flash Disk. 

Memang setiap antivirus memiliki Kelebihan dan kekurannya, namun semua itu kembali kepada pengguna sendiri, mau menggunakan antivirus yang seperti apa. Berikut tech id memberikan referensi antivirus yang layak untuk digunakan oleh Windows 7, diantaranya :



1.  Kaspersky
Produk Antivirus 2010 dan Internet Security 2010 dari Kaspersky tersedia untuk didownload trial selama 30-day trial. Keduanya menyediakan perlindungan terhadap virus, spyware, Trojan, worm, bot dan juga fitur untuk melindungi dari phishing dan pencurian identitas.



Jajaran produk avast!, yang sekarang ini adalah 4.8 (version 5 akan hadir tak lama lagi), mencakup Home Edition yang gratis dan Professional Edition yang berbasis langganan, juga beberapa paket tingkat bisnis dan perusahaan.

Jajaran produk 2010 dari McAfee menyediakan tiga edisi home dan home office: VirusScan Plus, Internet Security, dan Total Protection, bersama dengan paket bisnis dan perusahaan. Tiap edisi menyediakan anti-spyware, anti-phishing, dan perlindungan firewall.

Norton mengaku versi 2010 miliknya, Internet Security dan AntiVirus, dibangun untuk Windows 7. Kedua produk memblok virus, spyware, Trojan horse, worm, dan rootkit. Paket Internet Security menambahkan dua-langkah firewall dan tambahan fitur keamanan lainnya.

5. AVG
AVG baru saja merilis jajaran produk versi 9.0 yang terdiri dari: AVG Antivirus Free dan edisi pelanggan tahunan rutin, AVG Antivirus, AVG Internet Security, dan AVG Internet Security Business Edition (yang terdiri dari beberapa paket lisensi).

Trend Micro menawarkan beberapa paket program, dari untuk pengguna rumahan sampai perusahaan. Tiga produk utama dari Trend Micro adalah Antivirus + Antispyware, Internet Security, dan Internet Security Pro, kesemuanya menawarkan gratis selama masa trial. Masing-masing produk menyediakan perlindungan antivirus anti-spyware.

Produk-produk Panda 2010 adalah: Antivirus Pro, Internet Security, dan Global Protection, menawarkan antivirus, anti-spyware, anti-phishing, dan perlindungan firewall. Paket Internet Security mendapat tambahan anti-spam, kontrol orang tua dan backup, sementara Global Protection mendapat tambahan backup dan fitur tune-up.

Spyware Doctor dengan Antivirus 2010 dapat mendeteksi, memblok dan menghilangkan virus, spyware, adware, Trojan, worm, keylogger, dan beberapa jenis ancaman lainnya. Paket Internet Security 2010 mendapat tambahan firewall, perlindungan spam dan lainnya.

Produk VIPRE (Virus Intrusion Protection Remediation Engine) Antivirus + Antispyware dari Sunbelt Software kompetibel dengan Windows 7. Jika kita berencana menggunakan Windows XP Mode di Windows 7, kita mungkin akan meneliti paket security ini, karena dalam penjelasan produknya disebutkan kompetibel dengan XP Mode dan tidak ada lisensi ekstra untuk itu.

Pendatang baru, Microsoft Security Essentials yang gratis didownload menawarkan perlindungan terhadap viruse, spyware, dan software jahat lainnya seperti rootkit dan Trojan. Security Essentials menyediakan scan real-time download dan attachment, mengawasi file-file jahat dan aktivitas program dan akan secara otomatis mendownload definisi virus dan spyware.

11. Comodo 
Another good antivirus solution in free antivirus software category. 

Diantara ke - 11 Antivirus diatas dapat anda gunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menggunakan Antivirus untuk meamanan Komputer Anda.
Read more >>> 11 Antivirus yang direkomendasikan Untuk Windows 7

Cara termudah Mengenkripsi Data File dan Folder Anda

Terkadang kita merasa komputer yang kita miliki aman dari tangan-tangan jail, namun pada dasarnya tidak semua komputer memiliki perlindungan data yang cukup signifikan sehingga orang lain dapat mengakses data yang kita miliki. 

Cara termudah untuk mengamankan data yang kita miliki yaitu dengan mengenkripsi data yang ada, disini tech id akan mengenalkan software untuk melakukan tugas mengenkripsi data tersebut dengan hanya memberikan password pada file tersebut, sehingga tidak ada tangan-tangan jahil yang iseng membuka data yang anda miliki pada komputer anda. 

Software ini pun powerfull dengan kemudahan dalam mengenkripsi file  serta folder dengan hitungan detik, software tersebut dapat anda download di EncryptOnClick. 
Dengan kemudahan software tersebut mampu membantu mengamankan data-data kita dari orang lain, sehingga hanya kita saja yang mampu membuka file tersebut, karena yang tahu passwordnya hanya user yang membuat password file yang diencript tersebut.

Adapun cara penggunaanya seperti:
1. Download terlebih dahulu software tersebut disini
2. Installas Sofwatre Tersebut dan jalankan 
3. Setelah muncul kotak aplikasi EncryptOnClick tersebut
 

4. Pada gambar diatas terdapat dua kolom yang menjelaskan Encript dan Decript
5. Untuk mengencript data atau file anda klik pada kolom sebelah kiri buttom File maka akan menuju ke jendela berikut:


6. Cari file yang ingin anda encript, contoh pada kasus ini, tech ini memilih file dengan format pdf, tengan nama file Teknik Kompilasi II, setelah dipilih, Anda klik Open maka akan muncul kotak Password berikut:


7. Isikan Password sesuai dengan yang anda kehendaki, disini tech id menggunakan password defaul yaitu 123456, maka akan menjalankan prosesnya, untuk membuktikan file tersebut terencript buka drive dimana data file yang tadi di encript, pada kasus ini tech id menempatkan file tersebut di My Document, maka hasilnya seperti:

 8. Perhatikan Nama File Teknik Kompilasi II sudah terdapat password yang terencript, untuk membuka encript data tersebut, silahkan gunakan kolam sebelah kanan atau decript, klik buttom File maka anda akan menuju jendela dimana difile yang di encript akan dibuka, seperti:



9. Klik Open File tersebut kemudian masukkan Password yang anda buat ketika mengencript file tersebut, perlu diingat dalam memberikan password sebaiknya yang mudah diingat oleh anda dan yang tidak dapat diduga oleh orang lain. Maka anda harus mengisikan password tersebut pada gambar berikut:



10. Pada kasus ini anda sudah dapat mengencript data file anda, selanjutnya mempelajari cara mengencript folder.
11. Cara mengencript folder sama seperti anda melakukan encript pada file, hanya beda button saja dan pencarian file diganti dengan pencarian atau menentukan folder yang akan di encript maka hasil encript folder seperti:

 12. Untuk membuka folder yang terencript pun sama seperti mebuka file yang terencript seperti diatas.

Cukup mudah dan peraktis bukan? tanpa perlu memikirkan cooding dan script serta apalah, dengan Software tersebut kita mampu mengamankan data yang kita miliki dari tangan-tangan yang jahil.

Read more >>> Cara termudah Mengenkripsi Data File dan Folder Anda